jalur pendakian gunung ungaran
Sepertidiketahui, Gunung Ungaran memiliki beberapa jalur pendaki an resmi di antaranya via Mawar, Gedong Songo, Medini, dan yang terbaru adalah Perantunan. Jalur pendakian via Perantunan ini menggeser predikat jalur pendakian via Mawar sebagai jalur favorit dan tercepat. Salahsatu titik jalur pendakian Gunung Ungaran via Perantunan.
Salahsatu jalur favorit pendakian Gunung Prau adalah via Patak Banteng. Jalur ini jadi pilihan favorit para pendaki karena berada di samping jalan utama Wonosobo-Dieng. Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. Gunung yang terletak di Kabupaten Semarang ini memiliki ketinggian 2.050 mdpl. Di Gunung Ungaran ada dua puncak tertinggi, yaitu Puncak
Jalurpendakian gunung Ungaranpada dasarnya hanya satu jalur saja hanya saja banyak pos atau titik start yang berbeda. Jalur pendakian gunung Ungaran ada tiga yakni jalur Gedong Songo (via Candi Gedong Songo), Jalur Jimbaran/Sidomukti (kebun kopi), dan jalur Medini/Promasan (Kebun teh). PETA JALUR PENDAKIAN. (1) JALUR PENDAKIAN VIA GEDUNG SONGO.
Jalurpendakian Gunung Ungaran via Parantunan 1. Selama pandemi Covid-19 pendaki wajib mengikuti protokol kesehatan saat mendaki gunung. Jaga jarak, pakai masker, 2. Khusus pendakian di masa pandemi Covid-19 pendaki perlu mempersiapkan beberapa hal untuk keperluan registrasi, di 3. Dilarang
Jalurpendakian: Jalur Gedong Songo; Jalur Jimbaran; Medini/Promosan; Puncak: Gendol, Botak, dan Ungaran View gunung lain dari puncak: Mitor: Gunung Ungaran konon dijadikan sebagai tempat mengubur Dasamuka (yang menculik Dewi Sinta dari suaminya Rama) oleh Hanoman. Kismis (Kisah misteri): TRANSPORTASI. Tujulah kota Semarang, arah ke kota Ungaran. MAP
H5 Ffcredit. Gunung Ungaran terletak di sebelah Selatan - Barat Daya kota Semarang dengan jarak sekitar 40 Km, tepatnya berada di kabupaten Semarang. Gunung Ungaran termasuk gunung berapi. Gunung ini terdiri dari tiga buah gunung yakni Gn. Gendol, dan Gn. Ungaran. Puncak tertinggi Gn. Ungaran memiliki ketinggian mdpl. Gunung Ungaran ini memiliki tiga jalur pendakian sampai puncak yakni jalur candi Gedung Songo, jalur Jimbaran, dan jalur Medini. Dari tiga jalur tersebut yang sering di lewati pendaki yakni jalur candi Gedung Songo dan jalur Jimbaran. Untuk menuju puncak Gunung Ungaran ini dibutuhkan waktu sekitar 5 jam dari candi Gedung Songo, atau sekitar 8 jam dari Jimbaran. Gunung ini dapat didaki dari Jimbaran - Ungaran, atau dari Taman Wisata Candi Gedung Songo - Ambarawa. Bagi para penggiat alam bebas dari Jawa Barat atau Jawa Timur bisa menggunakan transportasi darat kereta api, dari jawa barat naik kereta api Tawang Jaya dari stasiun Senen Jakarta menuju stasiun Poncol - Semarang. Jawa Timur naik kereta api dari stasiun pasar turi menuju Poncol Semarang. Sesampainya di stasiun poncol ini kita naik bus kota menuju terminal Terboyo, dilanjutkan dengan bus kecil jurusan Bandungan. Gunung Ungaran memiliki ketinggian 2050 mdpl, kondisi alamnya masih diselimuti hutan lebat dan banyak terdapat tempat-tempat wisata, maupun tempat-tempat keramat yang sangat menarik untuk dikunjungi. Panorama di puncak Gunung Ungaran kita bias menyaksikan Gunung Merbabu yang sangat kokoh dan besar saat di lihat di atas puncak Gunung Ungaran. Transportasi Dari termina Terboyo cari bus jurusan bandungan turun di pasar jimbaran perjalanan kurang lebih 45 menit. Ojek dari pasar jimbaran ke Pos pendakian I Mawar Pendakian Jalur Jimbaran Sampai Pos Mawar perjalanan dilanjutkan kembali dengan trekking menuju Pos II atau Pos Bayangan. Dari Pos Mawar kita dapat melihat Gunung Merbabu dan Gunung Telomoyo. Kita manfaatkan semaksimal mungkin suasana panorama menawan ini dengan mendokumentasikan setiap momen bagus. Awal perjalanan kita memulai kawasan hutan ciri khas pegunungan dengan vegetasi yang sedikit tertutup sehingga udara cukup sejuk. Medan kemudian mulai menanjak dan vegetasi mulai terbuka, sehingga pada saat cuaca kemarau medan ini menjadi berdebu. Perjalanan di lanjutkan dengan medan yang mulai memasuki kawasan hutan kembali dengan banyak pepohonan sehingga suasana menjadi sejuk, ditengah perjalanan kami melewati sungai dan terdapat air terjun kecil sehingga suasana menjadi sejuk. Suara air dan angin semilir begitu sejuk dan damai dengan suasana tempat yang masih tertutup dengan pohon-pohon besar gunung Ungaran. Dari air terjun perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kea rah kanan dengan track yang menanjak dan kembali agak landai. Melintasi kawasan hutan sejauh 1 km akan mengantarkan kita ke perkebunan Sikendil. Di lokasi perkebunan kopi ini terdapat pondok dan bak penampungan air yang menyerupai kolam renang. Terdapat percabangan jalan, kekiri adalah menuju puncak sedang lurus adalah jalur menuju Babadan, Ungaran. Jalan agak menanjak hingga kemudian mendatar untuk menuju pertigaan yang merupakan jalur ke puncak. Di ujung jalan datar, kita sampai dipertigaan si kendil, sebuah percabangan di perbatasan antara kebun kopi DUSUN PROMASAN Untuk menuju puncak kita ambil jalur kekiri, namun sebaiknya kita beristirahat dulu di Dusun Promasan turun kearah kanan yang juga merupakan jalur pendakian dari arah Boja Kendal. Dusun Promasan terletak di tengah perkebunan teh dengan jumlah rumah hanya sekitar 25 rumah. Pemandangan puncak Gunung Ungaran dari lokasi ini sangat luar biasa indahnya. Pendaki biasanya menginap di rumah Biyung namun tidak menjual makanan, untuk makan harus memasak sendiri. Sementara di rumah bapak ketua RT menyediakan warung makan serta perlengkapan lainnya. Kalau mau membuka tenda terdapat lapangan yang cukup luas di dekat kamar mandi umum. Terdapat Gua Jepang di tengah-tengah perkebunan teh. Gua ini dibangun pada masa pendudukan Jepang dan merupakan tempat persembunyian tentara Jepang ketika Perang Dunia ke II. Gua Jepang berupa lorong panjang sekitar 150 meter. Terdapat ruangan-ruangan di sisi kiri dan kanan lorong. Gua ini memiliki 3 buah pintu masuk yang juga berfungsi sebagai ventilasi udara. Untuk memasuki gua harus menggunakan lampu senter, dan bila hujan air bisa masuk gua sehingga menjadi licin. Selain Gua Jepang tempat menarik lainnya berupa Candi Promasan yang berupa kamar mandi umum terbuka yang berhiaskan patung-patung sederhana. Konon dengan mandi di tempat ini akan membuat kita awet muda. MENUJU PUNCAK Dari dusun Promasan pendakian dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak di tengah-tengah perkebunan teh. Di ujung perkebunan teh kita akan menemui hutan yang tidak begitu lebat dengan lamtoro gunung dan cemara menghiasinya. Selanjutnya kita akan menemukan pertemuan jalur, ambillah jalur lurus karena jalur kiri merupakan jalur dari pertigaan. Apabila kita tidak turun ke Desa Promasan tetapi langsung kepuncak dari pertigaan, ketika menemui percabangan ini ambillah jalur kekiri. Jarak tempuh normal dari pertigaan dan desa promasan menuju puncak adalah 2 jam dengan medan yang berat, penuh batu-batu, dan tak jarang kita harus memanjat batu-batu yang tingginya 1 meteran. Setengah perjalanan atau sekitar 1 jam berjalan, kita akan menemui tebing-tebing batu yang berketinggian sekitar 20 meter dan dihiasi oleh padang sabana dengan pepohonan yang jarang. Daerah ini di siang hari sangat panas dan berangin kencang karena tidak adanya pohon-pohon pelindung yang tumbuh, kebanyakan hanya alang-alang yang dapat kita temui di sini hingga puncak. Disarankan agar mendaki ke puncak saat malam atau pagi-pagi sekali, selain untuk menghemat air minum juga agar terhindar dari terik matahari yang dapat membakar kulit. Jalur disini menuntut kewaspadaan yang tinggi, karena kita melewati punggungan yang terjal berbatu besar serta licin. Kita menempuh jalan setapak yang mengitari tebing-tebing. Apabila anda sudah mencapai hutan kecil yang diapit oleh 2 punggungan berarti puncak gunung Ungaran sudah dekat. Di atas hutan kita dapat menemui tebing terjal, jalan setapak dengan menyusuri bagian tengah tebing menuju arah kiri kemudian berbelok ke kanan dan akhirnya sampailah ke puncak Ungaran yang berketinggian 2050 mdpl dan dihiasi oleh sebuah tugu yang dibangun oleh batalyon militer dari Semarang. Dari puncak Gn. Ungaran kita dapat melihat Gn. Sumbing, Gn. Sundoro di sebelah barat daya. TURUN KE CANDI GEDONG SONGO Menuruni Gunung Ungaran melewati jalur Candi Gedong Songo menjadi pilihan yang menarik. Dengan melintasi kawasan hutan yang cukup lebat serta jalan yang licin bila turun hujan, pendaki dituntut untuk tetap waspada karena banyak jalur percabangan yang akan membawa pendaki ke jurang atau ke jalur pendakian yang panjang dan agak landai sering kali juga harus menuruni tanjakan-tanjakan yang sangat terjal memberikan nuansa yang berbeda dalam pendakian ke gunung Ungaran. Mendaki dan menuruni gunung ungaran bila dilakukan di siang hari ada keunikan tersendiri, kita dapat menikmati suasana hutan yang cukup lebat dengan dihiasi tebing-tebing curam puncak-puncak gunung Ungaran. Terutama ketika kita berada di lembah yang di apit oleh dua puncak. Setelah berjalan sekitar 3 jam melintasi track yang berselang-seling anatara landai dan terjal di tengah hutan yang cukup lebat, jalur menjadi terbuka melintasi padang rumput. Di siang hari terasa sangat panas dan di musim kemarau banyak debu sehingga harus menjaga jarak dengan pendaki di depannya karena debu yang dibuat oleh langkah kaki pendaki di depannya. Meskipun demikian kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah ke arah gunung Merbabu dan Rawa Pening di sepanjang di sebelah tenggara, kita melihat Gn. Telomoyo, Gn. Merbabu, dan Gn. MerapiPesan Disini saya tidak meberikan estimasi biaya perjalanan karena estimasi biaya setiap waktu bisa berubah dan saya menganjurkan untuk tanya langsung ke petugas langsung dengan cara menghubungi petugas lewat postingan CP petugas silahkan klik di sini untuk mengetahui nomer telfon petugas gunung
– Ada banyak jalur pendakian untuk mencapai puncak Gunung Prau, salah satunya adalah via Dieng, di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Melalui jalur Dieng, pendaki akan bisa mengeksplor Gunung Prau dari sisi utara. Berbeda dengan jalur Patak Banteng yang mengarah ke sisi untuk mendaki Gunung Prau, ada peraturan dan larangan yang harus dipatuhi pendaki. Hal ini berlaku di semua jalur pendakian. Baca juga Harga Tiket Terbaru Pendakian Gunung Prau via Dieng Tahun 2023 Pendaki jelas tidak boleh sampai melanggar larangan dalam pendaikan jika tidak ingin kena sanksi. Larangan pada pendakian Prau via Dieng Apabila hendak mendaki Gunung Prau via Jalur Dieng, berikut ini rangkum larangan yang harus dihindari, beserta sanksinya. Daftar ini peroleh saat melakukan pendakian Gunung Prau via Dieng pada Rabu 24/5/2023 Masuk tanpa izin Harga tiket Rp dan 1 bibit pohon Membuang sampah sembarangan 5 bibit pohon Membuat api unggun 2 bibit pohon Tidak membawa turun sampah 2 bibit pohon Menebang pohon 10 bibit pohon Membawa senjata tajam Diamankan + 2 bibit pohon Membawa kembang api Diamankan Menyalakan kembang api 10 bibit pohon Membawa minuman keras 4 bibit pohon Mencuri Dipidanakan UU Pidana + 10 bibit pohon Membawa alat musik dan speaker Diamankan Apabila ditemukan alat musik dan speaker di atas gunung Diamankan + 1 bibit pohon Memetik bunga edelweiss 2 bibit pohon dan mengembalikan ke tempatnya Berzina Diserahkan pihak berwajib + 10 bibit pohon Mencoret pohon, batu, dan fasilitas basecamp 5 bibit pohon Kencing di dalam botol 5 bibit pohon Membawa sepeda atau sepeda motor ke jalur pendakian 10 bibit pohon Membawa tisu basah Diamankan + 10 bibit pohon per lembar Ketentuan sanksi dan yang harus dibayarkan Adapun harga per 1 bibit pohon juga mencakup biaya penanaman dan angkut, yakni sebesar Rp Baca juga 25 Tempat Wisata Wonosobo, Ada Dataran Tinggi Dieng Misal ada pendaki yang menyalakan kembang api, maka sanksinya adalah Rp x 10 bibit pohon Rp WIKAN PRASETYA Dataran Tinggi Dieng dilihat dari Gunung Prau. Selain itu jika ditemukan pelanggaran dalam satu kelompok, maka semua orang dalam kelompok akan dikenai sanksi. Oleh karena itu andai ada rombongan pendaki berjumlah 10 orang dan nekat menyalakan api unggun, seluruh anggota tim wajib membayar Rp x 2 bibit pohon, yakni Rp Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Kini pencinta alam Indonesia didominasi anak-anak muda. Mereka berani menaklukan deretan gunung-gunung indah di Nusantara, seperti Gunung Ungaran. Gunung di sekitar Semarang ini tingginya mencapai mdpl, lho! Spot ini pun diklaim cocok untuk pendaki terbilang landai, tapi pemandangan alam dan sejumlah destinasi unik tersaji di sini. Selain itu, nuansa udara pun begitu sejuk. Nah, jika tertarik menaklukan Gunung Ungaran, simak info lengkapnya berikut dan rute menuju Gunung UngaranGunung Ungaran faktaUntuk yang tertarik hiking, Gunung Ungaran berlokasi di kawasan Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Buat menuju kawasan ini, kamu dapat menggunakan kendaraan sini, terdapat empat jalur pendakian, tapi jalur dari base camp Mawar dan Perantunan merupakan yang termudah. Sebagai gambaran, berikut informasi jalur pendakiannya. 1. Jalur pendakian Gunung Ungaran base camp MawarRute pendakian Gunung Ungaran lewat Mawar merupakan jalur favorit pendaki pemula. Medannya relatif landai dengan waktu tempuh singkat. Selain itu, disediakan pula area camping ground yang nyaman. Lokasi base camp ini berada di Kluwihan, Sidomukti, Kecamatan. Bandungan, Kabupaten Semarang. Dari Pasar Jimbaran, arahkan kendaraan naik menuju objek wisata Umbul Sidomukti. Lalu, naik lagi menuju base camp Mawar, kemudian lanjutkan pendakian ke Gunung Jalur pendakian Gunung Ungaran base camp PerantunanJalur kedua untuk menuju Gunung Ungaran adalah base camp Perantunan. Jalur ini ada di sisi selatan Gunung Ungaran. Meski gak sepopuler jalur Mawar, tapi view ditawarkan sangat indah, lho. FYI, jalur Perantunan biasanya digunakan latihan trail perantunan didominasi jalan setapak beralas tanah. Lokasinya ada di Jalan Lingkungan, Gintungan, Bandungan, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Untuk melintasi jalur ini, kamu dapat temukan rute detailnya di Google Maps, ya! Baca Juga 5 Gunung di Jawa Timur yang Pas Didaki untuk Rayakan Kemerdekaan Jam operasional dan harga tiketGunung Ungaran adityaGunung Ungaran dapat dikunjungi kapan saja, selama 24 jam. Namun, untuk menghindari penumpukan, setiap pengunjung dibatasi melakukan pendakian selama 600 menit atau sekitar 10 registrasi masuk Gunung Ungaran dipatok Rp15 ribu. Proses registrasi ini dilakukan mulai WIB. Selain itu, kamu perlu membayar tarif parkir sebesar Rp10 ribu untuk mobil, dan Rp5 ribu untuk seru di Gunung UngaranGunung Ungaran kiplySelain mendaki, ada sejumlah aktivitas seru di Gunung Ungaran yang bisa dilakukan. Mau tahu, kan? Simak daftarnya berikut ini, yuk!1. Menikmati pemandangan dan momen sunset serta sunriseDi sepanjang pendakian hingga di puncak gunung, kamu akan disuguhkan pemandangan alam hijau yang indah. Selain itu, jangan lewatkan momen sunset kala petang dan sunrise menawan saat matahari terbit, ya. 2. Menikmati kerlap-kerlip lampu kota dari base camp MawarBase camp Mawar menyediakan camping ground yang kerap dimanfaatkan untuk kemah. Di sini, kamu dapat melihat gemerlap lampu kota Semarang dan sekitarnya. Udara di sini sejuk. So, jangan lupa buat api unggun serta menyeduh kopi, agar suasananya lebih syahdu. 3. Bermalam di penginapanJika gak nyaman tidur di bawah gemerlap bintang, kamu dapat menyewa penginapan yang gak jauh dari camp area. Fasilitas yang ditawarkan pun lengkap, mulai dari tempat tidur, kolam renang, hingga arena outbound. Kamu juga akan disuguhkan view alam Menyeruput kopi sembari menikmati nuansa sejuk Gunung UngaranGak jauh dari camp Mawar tersedia kafe berkonsep outdoor. Suasananya akan semakin indah ketika malam hari. Sembari melihat gemerlap lampu, kamu dapat menikmati kopi dan menyantap camilan lezat di sini. 5. Menikmati kesegaran sumber air Gunung UngaranKawasan Gunung Ungaran turut menawarkan kesegaran serta kejernihan sumber air. Di sini, sudah dibangun kolam pemandian dan pancuran yang dapat digunakan untuk mandi. Untuk menjaga kejernihannya, jangan buang sampah sembarangan, ya!Demikianlah info lengkap Gunung Ungaran, mulai dari lokasi, rute, hingga aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. FYI, kawasan ini diklaim recommended buat pendaki pemula, lho! Jadi, kamu yang pertama naik gunung, bisa mencoba ke setelah mendaki Gunung Ungaran, jangan lupa cari rekomendasi tempat wisata buat spot healing. Infonya bisa cek di IDN Times, ya. Baca Juga 5 Fakta Candi Gedong Songo, Candi yang Berada di Lereng Gunung Ungaran
Menurut data statistik terbaru, jumlah pendaki di Gunung Ungaran semakin meningkat dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kami ingin memperkenalkan dua jalur pendakian resmi terbaru dan paling update di tahun 2023 yang bisa kamu coba. Siapa tahu, kamu akan menemukan tantangan dan keindahan alam yang nggak pernah kamu bayangkan sebelumnya. Yuk, simak selengkapnya!Table of ContentsSekilas tentang Gunung UngaranJalur pendakian resmi Gunung UngaranJalur pendakian Gunung Ungaran via MawarJalur pendakian Gunung Ungaran via ParantunanTempat fenomenal di Gunung Ungaran Sekilas tentang Gunung Ungaran Foto Gunung Ungaran dari kebun teh Nama gunungGunung mJenis gunungStratovolcano, Gunung Api Tipe CLetusan terakhir–Peringkat Gunung UngaranGunung Tertinggi di SemarangLetak gunungKabupaten Semarang, Jawa Tengah, IndonesiaNama puncak di Gunung UngaranPuncak Ungaran/Puncak Banteng Raiders, Puncak Botak, dan Puncak BondolanJalur pendakian resmi Gunung UngaranJalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Jalur pendakian Gunung Ungaran via Promasan Jalur pendakian Gunung Ungaran via ParantunanJalur pendakian termudahJalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Gunung Ungaran mmerupakan gunung api tipe C stratovolcano yang terletak di Ungaran, kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia. Gunung Ungaran atau dulunya dikenal dengan nama Gunung Karundungan/Gunung Karurungan merupakan adalah gunung berapi yang telah mati suri dalam kurun waktu yang relatif panjang. Konon, letusan dahsyat Gunung Ungaran terakhir kali terjadi pada zaman kerajaan. Pada letusan dahsyat tersebut, 2/3 bagian puncak Gunung Ungaran hancur. Dan bekasnya masih terlihat sampai sekarang. Saat ini, Gunung Ungaran tidak menunjukkan aktivitas vulkanologi yang tinggi. Sehingga, aman untuk melakukan aktivitas hiking di Gunung soal hiking, mungkin kamu bertanya, apa sih yang membuat orang-orang suka mendaki Gunung Ungaran? Apa spesialnya? Well, setidaknya ada 5 alasan kenapa Gunung Ungaran menjadi favorit banyak pendaki gunung Pertama, jalur pendakiannya relatif pendek dan ramah untuk pendaki pemula. Jalur pendakian Gunung Ungaran didominasi trek yang landai dan waktu tempuhnya hanya sekitar 3-5 jam perjalanan. Dengan pertimbangan tersebut, Gunung Ungaran menjadi gunung favorit para pendaki pemula yang ingin mencoba hobi mendaki gunung. Karena cukup 2 hari 1 malam, para pendaki pemula bisa merasakan asyiknya camping dan mendaki gunung. Kedua, pemandangan alamnya memesona. Pemandangan alam di Gunung Ungaran sangat cantik. Kamu bisa melihat perkebunan teh yang hijau di kebun teh Medini. Hutan pinus yang asri. Dan saat cuaca cerah, dari puncak Ungaran, kamu bisa memandangi keindahan Kota Semarang dan Laut Jawa. Dan saat sunrise, kamu bisa melihat siluet keindahan deretan gunung populer di Jawa Tengah. Misalnya, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Kendalisodo, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Prau. Belum cukup sampai di situ, dari Puncak Ungaran, kamu juga bisa melihat keindahan Rawa Pening dari kejauhan. Ketiga, ada 3 puncak dengan pemandangan yang berbeda-beda. Gunung Ungaran memiliki 3 puncak dalam satu gunung, yaitu Puncak Ungaran/Banteng Raiders, Puncak Botak, Puncak Bondolan. Dari ketiga puncak tersebut, kamu akan mendapatkan pemandangan alam yang spesial. Ada pemandangan lembah hijau, perbukitan, hingga samudera di atas awan yang cantik. Keempat, area camping ground yang asyik, nyaman dan memesona. Bagi pendaki yang malas ke Puncak Ungaran, kamu bisa camping ceria di lereng Ungaran, seperti di Mawar Camp – Ungaran. Mawar Camp Ungaran merupakan salah satu tempat camping di Semarang favorit wisatawan. Karena tempatnya asri, pemandangannya bagus dan dekat dengan taman wisata Umbul Sidomukti. Setali tiga uang, kamu bisa camping dan jalan-jalan dalam sekali waktu. Makanya, tak heran banyak rombongan keluarga berkemah di sini. Kelima, fasilitas wisata lengkap. Karena dinas pariwisata Kota Semarang lagi getol menggarap potensi desa wisata lereng Ungaran, maka fasilitas penunjang wisata semakin lengkap. Basecamp pendakian bersih dan terawat. Kamar mandi, tempat ibadah, sumber air, tempat sampah dan objek wisata penunjang dibangun dengan baik. Dan keamanan para wisatawan lebih diperhatikan dengan adanya tim SAT dan relawan anak gunung yang selalu siaga untuk membantu para pendaki yang terkena musibah. Selain pesona alam yang memesona dari puncak Ungaran, Gunung Ungaran juga menyimpan berbagai potensi tempat wisata menarik, di antaranya Umbul Sidomukti Ungaran Curug Benowo Watu Gunung Ungaran Curug Lawe Ungaran Curug Semirang Ungaran Candi Gedong Songo Mata Air Senjoyo Obyek Wisata Watu Gunung Tirto Agung Siwarak Bukit Lerep Indah Vanaprastha Park Ampel Gading Homland Curug Gending Asmoro Umbul Songo Kopeng Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Wisata Embung Kledung Sendang Sengon Curug Surodipo Brown Canyon Ungaran Wahana wisata alam di lereng Gunung Ungaran tersebut sangat cocok untuk rekreasi bersama teman, rekan kantor, keluarga atau pasangan. Suasanya tempat wisata alamnya sangat sejuk, indah dan asri. Di beberapa lokasi wisata alam juga tersedia spot camping. Jadi, kalau kamu sedang malas mendaki, kamu bisa berkemah dan bersantai di sana. Di awal artikel, kami telah menjelaskan sekilas tentang Gunung Ungaran. Mulai dari kondisi alam, pesona alam, dan karakteristik Gunung Ungaran. Anggap saja, itu pengetahuan umum bagi para pendaki yang ingin mendaki Gunung Ungaran. Nah, mulai dari sini, kami akan menjelaskan secara lebih mendalam terkait jalur pendakian resmi Gunung Lanjut ya? Secara resmi, hanya ada 2 jalur pendakian resmi Gunung Ungaran, yaitu Jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan Catatan Selain kedua jalur pendakian resmi di atas, ada 3 jalur pendakian Gunung Ungaran lainnya, yaitu jalur pendakian Gunung Ungaran via Gedong Songo, jalur pendakian Gunung Ungaran via Promasan dan jalur pendakian Gunung Ungaran via Medini. Akan tetapi, ketiga jalur pendakian tersebut belum terdaftar secara resmi menjadi jalur pendakian untuk umum. Jadi, kami tidak mengulasnya. Makin penasaran? Pada ulasan selanjutnya, kami akan membahas secara mendalam setiap jalur pendakian resmi Gunung Ungaran di atas. Yuk, lanjut baca. Jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Gerbang jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Lokasi basecampJl. Goa Jepang Kluwihan, Sidomukti, Kec. Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Cek di Google MapsNomor telepon basecamp Mawar Ungaran081328873541Transportasi menuju basecampOjek, motor, mobilBiaya registrasi pendakianHTM mobil motor operasionalSetiap hari, WIBJarak basecamp sampai puncak2 kmJumlah pos pendakian5Estimasi lama waktu pendakian ideal2 hari 1 malamKetersediaan sumber airAdaPos terakhir sebelum puncakPos 4Rekomendasi ngecampMawar Camp, Area Sabana Kecil, Hutan kecil di samping puncak Jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar merupakan jalur pendakian Gunung Ungaran favorit para pendaki pemula. Karena jalur Mawar memiliki jalur yang relatif landai, waktu tempuh cepat dan area camping ground yang basecamp pendakian Gunung Ungaran via Mawar berada di Kluwihan, Sidomukti, Kec. Bandungan, Kabupaten Semarang. Dari pasar Jimbaran, kamu ambil arah naik searah dengan jalan menuju objek wisata Umbul Sidomukti. Dari Umbul Sidomukti nanti naik lagi ke arah Mawar Camp – Gunung Ungaran. Mungkin kamu bertanya, “Kenapa jalur Mawar jadi jalur terfavorit para pendaki Gunung Ungaran? Ada 5 alasan yang melatarbelakangi kenapa jalur Mawar menjadi jalur favorit para pendaki Pertama, jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar merupakan jalur termudah untuk sampai ke Puncak Ungaran. Jika kita bandingkan jalur Mawar dengan jalur Promasan dan jalur Parantunan, jalur Mawar jauh lebih mudah untuk pendaki pemula. Jalurnya lebar, banyak yang landai, waktu tempuh relatif cepat dan papan petunjuk arahnya jelas. Kedua, terdapat camping ground yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap. Mawar Camp memberikan fasilitas camping yang nyaman bagi pendaki yang mager muncak dan para pendaki tektok. Beberapa pendaki tektok biasanya mendirikan tenda di camping ground Mawar untuk mengurangi bebannya tenda, SB dan perlengkapan masak. Dengan begitu, mereka bisa mendaki dengan kecepatan penuh. Ketiga, terdapat sumber air di jalur pendakian. Pada jalur Mawar, kamu akan menemukan sumber air di Pos 1, Pos 2 dan Pos 3. Sumber air sangat berharga bagi pendaki. Karena pendaki bisa mengambil air untuk keperluan minum dan memasak jika mereka kehabisan air saat pendakian. Keempat, pemandangan alam di jalur pendakian sangat indah. Apabila kamu mendaki dari jalur Mawar, kamu akan melewati perbukitan yang indah, hutan pinus yang asri, perkebunan teh, hingga puncak Ungaran yang memesona. Kelima, banyak lokasi ngecamp yang strategis. Dari jalur Mawar, kamu bisa mendapatkan beberapa lokasi ngecamp yang asyik. Mulai dari area camping ground Mawar, area kebun teh Promasan, area hutan pinus, camp area di sekitar puncak Ungaran. Semakin tertarik untuk mendaki lewat jalur pendakian Mawar? Sabar dulu, sebelum mendaki kamu perlu tahu tentang rute pendakian dan medan pendakian terlebih dahulu. Nah, spesial untuk kamu, kami bagikan peta pendakian dan rangkuman medan pendakian Gunung Ungaran via peta jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Peta jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar Dari peta pendakian di atas, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang jalur pendakian. Biar pengetahuan kamu makin lengkap tentang jalur Mawar, kami tambahkan juga informasi terbaru medan pendakian dan estimasi waktu pendakian dari peta di atas. Simak rangkuman pendakian Gunung Ungaran via Mawar melalui tabel di bawah ini Jalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhMedan PendakianBasecamp – Pos 1150 m15 menitSelepas dari basecamp, kamu akan berjumpa dengan pertigaan pertama di jalur pendakian. Jalur ke kiri merupakan jalur baru ke arah puncak, dan jalur kanan jalur lama dan sekarang dipakai untuk ke arah Bukit Tandem Paralayangan Ungaran. Ambil kiri saja mengikuti jalur pendakian yang baru. Mulai dari sini, kamu akan sedikit menanjak, tapi sehabis itu trek pendakian relatif landai sampai pos 1. Pos 1 adalah titik pertemuan dari jalur lama dan jalur baru. Di pos 1 ada shelter berupa gubuk kecil yang beratap 1 – Pos 2150 m15 menitDari pos 1 ke pos 2, kamu akan menyusuri pinggiran jurang dengan panorama yang cantik. Medan pendakian berupa tanah berkerikil. Jalur pendakian cenderung terbuka dan trek pendakian relatif landai. Setelahnya, kamu akan menemukan sungai kecil. Setelah melewati sungai kecil, trek pendakian kembali menanjak sampai pos 2. Pos 2 merupakan persimpangan menuju jalur lama dan jalur baru. Jika kamu ambil jalan lurus, kamu akan melewati jalur lama, yaitu lewat perkebunan teh Promasan. Dan apabila kamu ambil ke kiri atas, kamu akan melewati jalur baru yang langsung menuju puncak. Di pos 2, kamu akan menjumpai shelter kecil beratap seng. Cukup nyaman untuk beristirahat ataupun 2 – Pos 3150 m15 menitTrek setelah pos 2 cenderung menanjak. Di mana, di dominasi oleh jalan tanah berbatu. Pemandangan kiri-kanan jalur adalah hutan lebat. Hampir nggak ada bonus trek landai di sini. Di trek ini, kamu akan menanjak dan terus menanjak sampai pos 3 – Pos 4350 m35 menitDari pos 3 kamu akan terus menanjak dan menerobos hutan lebih dalam. Setelah menanjak tanpa henti selama 150 m, kamu akan mendapati trek landai sampai akhir di pos 4. Pos 4 merupakan titik pertemuan dari jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar dan Promasan. Tak heran, jika nantinya kamu akan bertemu dengan para pendaki dari jalur lain, setelah melewati pos 4. Kami sarankan kamu istirahat sejenak di shelter pos 4, karena medan setelah ini lebih sulit dan lebih menguras 4 – Puncak Ungaran1, 2 km1 jam 25Mulai dari pos 4, medan pendakian semakin sulit. Di mana, jalan didominasi oleh batuan besar dan trek cenderung menanjak sampai ke puncak Ungaran. Semakin kamu menanjak ke atas, trek pendakian semakin terbuka. Sampai nantinya, kamu akan menemu, tebing batu dengan pemandangan yang cantik. Setelahnya, kamu akan menemukan sabana kecil sebelum sampai ke puncak. Area ini sering dipakai untuk ngecamp para pendaki. Nggak cukup luas, tapi bisa muat untuk 15 tenda. Setelah dari sabana kecil ini, jalan terus menanjak sampai ke puncak Ungaran. Rangkuman singkat tentang jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar. Jarak total yang kamu tempuh dari basecamp Mawar sampai ke Puncak Ungaran adalah 2 km. Terdapat pertemuan 2 jalur di pos 4, yaitu jalur Mawar dan jalur Promasan. Dengan kondisi fisik yang bugar, kamu dapat menyelesaikan pendakian dari basecamp Mawar sampai ke puncak Ungaran dalam waktu 2 jam 45 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 3-4 jam perjalanan. Jadi, jangan memaksakan diri ya, sesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. Terlebih, pendaki yang membawa rombongan cewek. Area camping di Mawar Camp – Gunung Ungaran FYI, untuk rekomendasi tempat ngecamp dari jalur Mawar, kami ada beberapa pilihan. Berikut 3 rekomendasi tempat ngecamp yang nyaman via jalur Mawar Pertama, Mawar Camp Area. Mawar Camp Area merupakan area camping di bawah pohon pinus yang letaknya dekat dengan pos registrasi. Area camp ini dekat dengan basecamp, kamar mandi, musala hingga warung warga. Biasanya, pendaki yang ngecamp di sini adalah pendaki yang pernah ke puncak dan paham jalur pendakian. Dan dia berencana melakukan pendakian tektok. Jadi, dia akan camping di area ini untuk nyantai. Nanti, kalau sudah saatnya summit attack, dia akan bangun dini hari dan bergegas muncak dengan kecepatan penuh dengan membawa bekal seperlunya. Untuk pendaki senior, ini nggak masalah, tapi kami tidak merekomendasikan untuk pendaki pemula. Karena bagi pendaki senior yang paham medan pendakian, jarak 2 km bisa diselesaikan dalam 2 jam perjalanan. Kalau pendaki pemula bisa menghabiskan waktu 3-4 jam perjalanan. Kedua, Sabana kecil sebelum puncak Ungaran. Setelah pos 4, kamu akan menemukan sabana kecil yang memiliki beberapa area lapang. Lokasinya tepat sebelum puncak. Untuk pendaki pemula, kami merekomendasikan untuk ngecamp di sini. Karena dari area ini, kamu sudah mendapatkan pemandangan yang cukup bagus saat cuaca cerah. Jika kamu mendaki saat musim hujan, kami tidak merekomendasikan ngecamp di sini. Hal ini karena angin di sini, cukup kencang, dan air hutan dari atas bukit akan mengalir menuju tenda. Jika terpaksa ngecamp di sini saat musim hujan, kamu wajib membuat parit yang cukup dalam di sekeliling tenda agar air tidak mengalir masuk ke dalam tenda. Ketiga, hutan kecil di samping puncak Banteng Raiders. Rekomendasi terakhir adalah di hutan kecil di samping puncak Banteng Raiders. Sebenarnya, kamu bisa ngecamp di puncak Ungaran, namun nantinya kamu pasti terganggu karena hilir-mudik pendaki yang baru sampai ke puncak. Jika kamu mencari tempat tenang, melipir sedikit ke hutan di samping puncak. Lokasinya cukup tenang dan nyaman. Terakhir, saat mendaki Gunung Ungaran via Mawar, jangan buru-buru turun. Memang benar, jarak tempuhnya dekat dan waktu tempuhnya relatif pendek. Namun, ada banyak pesona alam memesona yang kamu lewatkan jika buru-buru turun. Mulai dari pesona puncak Ungaran, puncak Bondolan, puncak Botak. Pemandangan lembah dan sabana gunung Ungaran. Pemandangan golden sunrise di langit Gunung Ungaran yang cantik serta kamu bisa melihat siluet keindahan deretan gunung-gunung terpopuler di Jawa Tengah. Misalnya, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, Gunung Kendalisodo, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro hingga Gunung Prau. Belum cukup sampai di situ, dari Puncak Ungaran, kamu juga bisa melihat keindahan Rawa Pening dari tertarik untuk mendaki Gunung Ungaran? Yuk, liburan besok, naik ke Gunung Ungaran via Mawar. Informasi penting dari pengelola jalur pendakian Gunung Ungaran via Mawar 1. Wajib dalam kondisi sehat. 2. Wajib membawa perlengkapan pendakian lengkap peralatan pendakian, logistik, obat pribadi, dll 3. Wajib registrasi dengan identitas 4. Wajib saling menghormati sesama pendaki 5. Wajib membawa turun kembali sampah pribadi atau rombangan pendakian 6. Dilarang mendirikan tenda di area puncak Tugu Raiders 7. Dilarang mendirikan tenda dijalur pendakian dan di dalam pos 8. Dilarang berbuat vandalisme, asusila dan pelanggaran hukum 9. Dilarang membawa/mengkonsumsi miras/narkoba 10. Dilarang membuat perapian di musim kemarau 11. Dilarang melakukan pendakian sendirian/solo hiking Jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan Gerbang jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan sumber Evi Nuraeni Lokasi basecampJl. Lingkungan, Gintungan, Bandungan, Kec. Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Cek di Google MapsNomor telepon basecamp Parantunan–Transportasi menuju basecampMotor, mobil, ojekBiaya registrasi basecamp sampai puncak3,45 kmJumlah pos pendakian5Estimasi lama waktu pendakian ideal2 hari 1 malamKetersediaan sumber airTidak adaPos terakhir sebelum puncakPos 5Rekomendasi ngecampPuncak Bondolan Jalur Perantunan merupakan jalur pendakian Gunung Ungaran dari sisi selatan Gunung Ungaran. Melalui jalur Parantunan, kamu dapat mendaki ketiga puncak sekaligus, yaitu Puncak Bondolan, Puncak Botak dan Puncak Tugu Banteng Raiders. Memang jalur Parantunan tidak sepopuler jalur Mawar, tapi jalur ini menawarkan pengalaman mendaki yang istimewa. Karena jalur pendakiannya relatif landai, jarak antar posnya dekat dan jalur pendakian didominasi oleh jalan tanah. Catatan jalur pendakian Parantunan biasanya sering dipakai untuk latihan para trail runner. Karena jalur pendakian ini relatif sepi, jalur didominasi oleh jalan setapak tanah dan bisa untuk pendakian tektok. Mulai tertarik untuk mendaki Gunung Ungaran via Parantunan? Sebelum mendaki, pelajari dulu rute, jalur pendakian dan tingkat kesulitan dari medan pendakiannya. Nah, khusus untuk kamu yang mau mendaki, kami bagikan peta pendakian jalur Parantunan. Berikut peta jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan Peta jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan Dari peta pendakian di atas, kamu akan mendapatkan gambaran besar tentang jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan. Biar pengetahuan kamu makin lengkap, kami tambahkan juga informasi terbaru medan pendakian dan estimasi waktu pendakian via jalur Parantunan. Simak rangkuman pendakian Gunung Ungaran via Parantunan melalui tabel di bawah iniJalur PendakianJarak TempuhWaktu TempuhMedan PendakianBasecamp – Pos 1 Watu Omah800 m40 menitSelepas dari basecamp, kamu akan disambut oleh jalanan tanah. Trek relatif landai sampai nanti memasuki pintu rimba. Dari pintu rimba, jalur pendakian mulai sedikit menanjak sampai pos 1. Kiri-kanan jalur pendakian adalah semak belukar yang 1 – Pos 2 Watu Jajar300 m20 menitDari pos 1, kamu akan mulai memasuki jalur hutan. Jalannya mulai sedikit menanjak, tapi nggak bikin capek. Karena jarak ke pos 3 relatif pendek. Pemandangan jalur pendakian didominasi oleh hutan Gunung Ungaran yang lebat dan 2 – Pos 3 Watu Srumpuk500 m20 menitSekilas terlihat jalannya landai, tapi naik terus. Haha. Mulai pos 2 sampai pos Watu Srumpuk, kamu akan menerobos hutan Ungaran lebih dalam. Jalur pendakian akan dipenuhi dengan dedaunan kering dan pepohonan yang rindang. Masih asri dan sejuk. Nyaman untuk pendakian di pagi hari atau sore hari. Di area pos 3 ada shelter yang terbuat dari kayu hutan dan beratapkan 3 – Pos 4 Kolo Keciko500 m35 menitPos 3 ke pos 4 memiliki medan pendakian yang cenderung menanjak dan banyak pohon tumbang. Terlebih nanti saat kamu memasuki kawasan ondo rante. Jalur pendakian semakin menanjak dengan formasi tangga berundak. Pijakan tidak rata dan cenderung miring, lumayan capek dan melelahkan. Tapi, saran kami jangan istirahat di tengah jalan, lanjut terus saja sampai pos 4. Di pos 4, kamu akan mendapati shelter kecil untuk berteduh dan 4 – Pos 5 Tanggul Boyo450 m35 menitDari pos 4 ini, ada 2 alternatif jalur yang bisa kamu pilih. Yang pertama, kamu bisa belok kiri untuk menuju Puncak Bondolan, lalu ngecamp di sana. Setelah itu, besoknya baru ke Puncak Tugu Banteng Raiders. Yang kedua, kamu belok kanan, menuju pos 5 dan langsung menuju Puncak Tugu Banteng Raiders, balik ke pertigaan, lanjut ke Puncak Botak baru turun ke Puncak Bondolan. Mau pilih rute pertama ataupun kedua, semua jalurnya nanjak sampai puncak. Dan menariknya, di jalur Parantunan ini, menjelang puncak kamu akan bertemu dengan pohon-pohon besar yang berumur ratusan 5 – Puncak Tugu Banteng Raiders Dari pos 5, kamu akan terus menembus hutan tua di Gunung Ungaran. Kamu akan melihat pepohonan berusia tua yang besar dan berlumut di lembah Ungaran. Kamu akan melewati lembah hantu, pertigaan puncak Botak, Watu Lumpang dan terakhir Puncak Banteng Raiders. Rangkuman singkat tentang jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan. Jarak total yang kamu tempuh dari basecamp Parantunan sampai ke Puncak Banteng Raiders adalah 3,45 km. Dengan kondisi fisik yang bugar, kamu dapat menyelesaikan pendakian dari basecamp Parantunan sampai ke puncak Banteng Raiders dalam waktu 4 jam 30 menit. Namun, untuk pendaki pemula, biasanya butuh waktu 4-6 jam perjalanan. Jadi, jangan memaksakan diri ya, sesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing. Terlebih, pendaki yang membawa rombongan cewek. Puncak Tugu Banteng Raiders merupakan puncak tertinggi dari jalur Mawar, yaitu 2034 m. Dan puncak tertinggi dari jalur Parantunan adalah puncak Botak 2050 m. Area camping di Puncak Bondolan Gunung Ungaran sumber FYI, kebanyakan pendaki dari jalur Parantunan ngecamp di Puncak Bondolan, baru paginya ke puncak Botak dan lanjut ke Puncak Tugu Banteng Raiders. Kenapa tempat ngecamp favorit jalur Parantunan ada di puncak Bondolan? Pertama, area campingnya luas dan nyaman. Di puncak Bondolan bisa muat untuk puluhan tenda. Kalau di puncak Botak hanya muat 2-3 tenda saja. Kedua, jarak dari puncak Bondolan ke puncak Botak dekat. Jadi, jika kamu mau summit attack ke puncak Botak dan lanjut ke puncak Tugu Banteng Raiders, jaraknya relatif dekat. Ketiga, saat cuaca cerah kamu akan mendapatkan pemandangan yang bagus karena sudah berada di atas bukit dengan area terbuka. Terakhir, saat mendaki Gunung Ungaran via Parantunan, jangan buru-buru turun. Setelah ngecamp di puncak Bondolan, kamu bisa menikmati sunset dan sunrise di puncak Botak. Dari puncak Botak, kamu akan melihat pemandangan Gunung Sindoro-Sumbing dengan sangat jelas. Dan kamu bisa melihat perbukitan Gunung Ungaran yang cantik. Biasanya, para pendaki dari jalur Parantunan akan ngecamp di puncak Bondolan, setelah itu, paginya ke puncak Botak dan lanjut ke puncak Tugu Banteng Raiders. Dan jika beruntung, saat malam hari, pendaki akan melihat gemerlap Kota Semarang yang indah dan gugusan bintang cantik di atas langit ya? Semakin tertarik untuk ke Gunung Ungaran via Parantunan? Iya? Bagus. Liburan besok, ke sana ya. Hehe. Informasi penting dari pengelola jalur pendakian Gunung Ungaran via Parantunan 2. Untuk keperluan registrasi, pendaki wajib membawa 1. Kartu vaksin, 2. Fotokopi identitas KTP, 3. Mengisi formulir checklist perlengkapan pendakian. 4. Membayar biaya registrasi sebesar 3. Dilarang melakukan vandalisme corat-coret di batu, bangunan maupun pepohonan yang ada di hutan 4. Pendaki dilarang membawa tisu basah, miras dan obat terlarang. 5. Pendaki dilarang membawa alat musik dan kembang api. 6. Pendaki dilarang membuang sampah sembarangan. Sampah pendakian wajib dibawa turun lagi. 7. Pendaki dilarang menebang pohon di Gunung Ungaran dan tidak boleh menyalakan api unggun. Tempat fenomenal di Gunung Ungaran Tempat fenomenal di Gunung Ungaran sumber Puncak Tugu Banteng Raiders Puncak Botak Puncak Bondolan Kebun Teh Medini Kebun Teh Promasan Candi Promasan Candi Gedong Songo Kawah belerang Gunung Ungaran Pemandian air panas Gunung Ungaran Baca lebih lanjut 6 Jalur Pendakian Resmi Gunung Prau Update 2022 » Dapatkan update artikel pilihan dan breaking news seputar hiking, camping dan traveling dari Mari bergabung di Grup Telegram " Adventure Addicts", caranya klik link kemudian join. Kamu harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Skip to content Paket WisataRental MobilSewa Bus PariwisataSewa MotorKontakTravel Blog Gunung Ungaran Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung terkenal yang terletak di Kabupaten Semarang. Keindahan gunung ini menjadi daya tarik utama dari beberapa tempat wisata di Semarang seperti Umbul Sidomukti dan Gedong Songo. Lereng Gunung Ungaran juga dimanfaatkan warga sekitar sebagai ladang perkebunan teh dan juga kopi. Banyak hal menarik yang bisa Anda temukan saat berada di Gunung ini selain menikmati panorama alam. Gunung ini bisa Anda kunjungi dengan menggunakan paket tour Semarang yang ditawarkan oleh Biro Perjalanan. Namun sebelum itu, mari simak ulasan lengkap mengenai jalur pendakian Gunung Ungaran yang bisa Anda lalui berikut ini Sekilas Tentang Gunung Ungaran Gunung yang ada di Semarang ini memiliki tinggi sekitar 2050 mdpl dan termasuk gunung vulkanik. Meski Gunung ini belum pernah ada catatan erupsi, adanya sumber air panas menjadi tanda adanya aktivitas vulkanik di dalam tanah. Menurut sejumlah catatan sejarah, nama Gunung Ungaran memiliki beberapa sebutan lain yang semua hampir mirip. Seperti Karundungan, Karurungan, Karungrangan, Karungrungan, Kroenrorngan, dan Ngroengroengan. Ada beberapa mitos terkait Gunung ini yang dipercaya masyarakat terutama di sekitar kawasan candi. Konon katanya sosok raksasa Dasamuka yang senang mabuk dan mengamuk ditimbun oleh Hanoman saat sedang berperang. Kepulan asap yang yang keluar dari Gunung Ungaran merupakan nafas dari Dasamuka yang masih terkubur di dalam gunung. Dari cerita ini para warga melarang siapapun untuk mabuk di sekitar kawasan Gunung Ungaran agar tidak membangunkan Dasamuka. Gunung Ungaran sendiri memiliki tiga puncak yang tidak berjauhan yakni Puncak Gendol, Puncak Botak dan Puncak Ungaran. Jalur pendakian menuju puncak Ungaran bisa Anda pilih dari beberapa basecamp yaitu via Gedong Songo, via Mawar, dan juga Promasan. Jalur pendakian yang mudah dan pemandangan yang indah menjadikan Gunung ini tempat yang pas untuk liburan. Anda dan rombongan pasti akan mendapatkan pengalaman berkesan yang sulit untuk dilupakan di Puncak Ungaran. Jalur Pendakian Gunung Ungaran Untuk bisa menikmati pemandangan indah puncak Gunung ini, ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih. Berikut ini tiga jalur pendakian Gunung Ungaran yang cukup populer di kalangan pendaki Via Mawar Jalur pendakian via Mawar dikenal juga dengan jalur Jimbaran atau Sidomukti karena lokasinya yang dekat dengan Umbul Sidomukti. Banyak pendaki menyukai jalur ini karena hanya butuh tiga jam untuk bisa sampai ke puncak Ungaran dari Basecamp. Medan yang dilalui pun cukup landai dan tidak terlalu berat di awal perjalanan dari basecamp hingga pos 4. Pada pos 1 hingga pos 2 Anda akan melewati hutan lereng Ungaran dengan jalan tanah yang sedikit menanjak. Lalu dari pos 2 hingga pos 3 Anda akan menyeberangi sungai dan air terjun kecil yang begitu menyegarkan. Pos 3 ini dikenal juga dengan pos kolam renang atau pos kebun kopi yang bisa Anda jadikan tempat beristirahat. Lanjut dari pos 3 jalan yang dilalui berubah menjadi jalan berbatu kebun kopi hingga sampai di kebun teh atau pos 4. Kebun teh ini merupakan titik temu dengan jalur pendakian dari Promasan menuju ke arah puncak Ungaran. Lewat dari kebun teh jalur pendakian mulai ekstrim dan harus melewati jalan sempit, berbatu, dan terjal. Setelah melewati jalur ini Anda bisa tiba langsung menuju Puncak Ungaran dan melihat pemandangan indah Kota Semarang dan sekitarnya. Via Promasan Promasan bisa menjadi jalur pendakian alternatif bila Anda ingin menikmati keindahan jalur perkebunan teh. Waktu yang diperlukan untuk pendakian via Promasan atau Kebun Teh Medini ini sekitar 3 jam bahkan bisa lebih cepat. Perjalanan dimulai dari basecamp melewati perkampungan menuju Kebun Teh Medini. Di rute ini Anda bisa menaiki ojek hingga tempat camping perkebunan teh atau persimpangan jalur lama pendakian mawar. Baru setelahnya perjalanan pendakian sesungguhnya dilakukan dimana jalur mulai berganti menjadi tanah merah sempit dan terjal. Sangat sedikit sekali bonus atau jalan landai yang bisa Anda temukan, terkadang Anda juga harus melewati celah pohon untuk lewat. Mendekati puncak jalanan berubah menjadi tebing batu berwarna hitam yang cukup licin dengan pemandangan yang indah. Setibanya di puncak pemandangan menakjubkan dari Gunung Merapi, Merbabu, Telomoyo, hingga Sumbing dan Sindoro bisa terlihat bila tidak ada kabut. Via Gedong Songo Diantara jalur pendakian yang lain, jalur Gedong Songo ini menjadi yang tersulit karena medan batu menanjak yang cukup panjang. Pendakian dimulai dari kawasan hutan cemara setelah komplek Candi Gedong Songo. Dari tempat ini tanjakan panjang langsung menyambut perjalanan Anda hingga tiba di kawasan hutan lamtoro. Di samping jalan terdapat jurang dalam yang tertutup ilalang sehingga Anda perlu ekstra hati-hati saat keluar dari area hutan. Semakin ke atas medan yang Anda lalui semakin ekstrim tanjakan di jalur ini mencapai 60 derajat dengan berbagai rintangan. Bahkan sebelum menuju Puncak Botak, Anda harus merayap berpegangan akar dan rumput karena kemiringan tanjakannya sekitar 80 derajat. Setelah tiba di Puncak Botak, Anda sudah sangat dekat untuk bisa sampai di Puncak Ungaran. Waktu yang Anda perlukan untuk pendakian ini pun hampir sama sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan dari Basecamp menuju puncak. Mengunjungi Tempat Wisata di Sekitar Gunung Ungaran Perjalanan pendakian yang singkat dan tidak terlalu berat, sangat sayang bila langsung pulang. Ada banyak destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi di sekitar basecamp dan kaki Gunung Ungaran salah satunya adalah Umbul Sidomukti. Tempat wisata ini bisa menjadi tempat istirahat sekaligus Anda menyegarkan diri di kolam renang alami yang ada. Umbul sidomukti juga menyediakan penginapan serta restoran dengan menu makanan khas Semarang yang lezat. Selain Umbul Sidomukti, Anda juga bisa berkunjung ke Candi Gedong Songo yang memiliki keindahan alam dan sejarah. Di tempat ini Anda juga bisa berendam air hangat alami dari hasil panas bumi yang bisa merelaksasi otot yang tegang. Jangan lupa pula untuk membeli oleh-oleh Khas Semarang di jalan Anda pulang dari jalur pendakian. Dengan begitu waktu liburan Anda mengunjungi Gunung Ungaran bisa jadi sangat berharga dan begitu berkesan. Harga Tiket Masuk Gunung Ungaran Untuk masuk kawasan Gunung Ungaran, Anda tidak perlu membayar biaya yang mahal. Cukup dengan beberapa ribu rupiah, Anda sudah bisa mulai mendaki dari basecamp, untuk lebih jelas lagi berikut rinciannya Retribusi Tarif SIMAKSI Camping Ground Kebun Teh Parkir Motor Parkir Mobil Harga yang tercantum di dalam tabel sewaktu-waktu dapat berubah tergantung kebijakan dari masing-masing pengelola. Namun daftar ini bisa Anda jadikan bahan perkiraan biaya yang Anda perlukan bila Anda ingin mendaki Gunung Ungaran. Dapatkan juga kemudahan mengunjungi tempat wisata lain di Semarang dengan menggunakan paket tour Domestik dari Biro Perjalanan. Paket ini akan mengurus segala kebutuhan akomodasi Anda, sehingga Anda bisa menghemat biaya, waktu, dan tenaga selama berlibur di Semarang. Lokasi dan Rute Menuju Gunung Ungaran Gunung Ungaran terletak di kawasan hutan, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang. Lokasinya sangat mudah Anda tempuh terutama dari arah Jogja atau Solo karena pintu masuk menuju basecamp berada di tepi jalan. Jaraknya sekitar 32 km dengan waktu tempuh jam dari pusat Kota Semarang dalam keadaan jalan lancar. Anda bisa mendapatkan rute terbaik menggunakan Google Maps yang akan menunjukan jalan dari titik Anda berada. Bisa pula dengan memanfaatkan jasa sopir sewa fortuner Semarang atau biro perjalanan yang siap mengantar Anda langsung ke lokasi. Sehingga Anda tidak perlu repot berkendara sendiri atau menghapal jalan yang harus Anda lalui. Jam Operasional Gunung Ungaran Gunung ini bisa Anda nikmati selama 24 jam penuh setiap hari nya tanpa batasan waktu. Hanya saja, untuk pelayanan basecamp biasanya berlangsung dari pukul WIB hingga WIB dengan kuota 300 pendaki. Waktu terbaik untuk berkunjung bisa saat sore hari lalu Anda lanjut camping di dekat puncak menyaksikan sunset dan sunrise. Sehingga dari tempat camping Anda bisa summit attack tanpa membawa barang berat. Usahakan untuk datang saat musim kemarau agar perjalanan Anda terhindar dari hujan dan juga kabut. Dengan begitu Anda bisa menyaksikan dengan jelas pemandangan indah dari Puncak Gunung Ungaran. Related PostsBagikan Artikel Ini Ke Page load link
jalur pendakian gunung ungaran